Jumat, 05 Oktober 2012

Sajadah oh Sajadah

       Syaithan tak akan kenal lelah untuk mencari pengikut dari golongan manusia. Ketika kita akan berbuat kebaikan, pasti akan senantiasa dihembuskan bisikan-bisikan hati yg membuat kita membelokkan niat, apalagi untuk berbuat kejahatan, pasti para syaithon akan mendukung penuh.
       Pun ketika sholat, baru mau mulai sholat godaan bermunculan, mulai dari acara TV yang nanggung untuk dilewatkan, kerjaan kantor yang sudah deadline, update status yang blom slsai dan banyak alasan lain yang bikin kita jadi menduakan Allah. Ketika sholat berjama'ah...itu juga jadi ladang buat para syaithon nyari mangsa. Rasulullah SAW dalam sabdanya : " “Luruskan shaf-shaf kalian karena sesungguhnya kalian itu bershaf seperti shafnya para malaikat. Luruskan di antara bahu-bahu kalian, isi (shaf-shaf) yang kosong, lemah lembutlah terhadap tangan-tangan (lengan) saudara kalian dan janganlah kalian menyisakan celah-celah bagi setan." (HR Abu Daud).
        Bujuk rayu syetan pun dihembuskan lewat sajadah, bentuknya yang sekarang semakin lebar memang membuat kita nyaman dan betah duduk di sajadah. Tapi  bentuk yang lebar ini, kadang bermasalah ketika dipake buat sholat jama'ah. Egoisme mulai terasa sejak sajadah lebar dibentangkan. Bukannya berlomba-lomba merapatkan shaff, justru yang dirapatkan adalah sajadahnya, jama'ah tidak mau bergeser merapatkan kaki atau bahu dengan jama'ah di sampingnya, karena sudah PeWe dengan sajadahnya yang super lebar, akhirnya semakin senanglah syetan karena dikasih tempat buat menggoda manusia. Bahkan karena saking lebar dan bagus sajadahnya, akhirnya yang sajadahnya Jadul bin Kumel bin Kecil jadi korban penindasan sajadah yang besar. Dan ini biasanya terjadi di shaff ibu-ibu....kalo di shaff bapak-bapak mudah-mudahan sih tidak begitu ::)
       Padahal semestinya ketika sekarang muncul trend sajadah yang lebar, itu justru jadi ladang amal buat yang punya sajadah, supaya sajadahnya bisa bermanfaat juga untuk orang lain yang mungkin pas sholat tidak bawa sajadah.

1 komentar:

  1. sy pernah sholat berjama'ah dimasjid,gara-gara sajadah pula,hati ini agak dongkol,orang yang ada disamping sy pakai sajadah ga bagi-bagi sm sy padahal sajadahnya lebar tuh....suatu saat sy sholat jama'ah lg,orang disamping sy dengan rasa bersahabat melebarkan sajadahnya berbagi dengan sy, terasa adem hati ini sholatnya.

    BalasHapus