Selasa, 11 Desember 2012

Keluarga Berkualitas


Bersatunya dua insan yang berbeda dalam naungan pernikahan  adalah suatu peristiwa sakral. Terbentuknya suatu keluarga bukan hanya janji yang diucapkan dan didengarkan oleh sekian banyak undangan yang menghadiri aqad nikah, tapi janji yang akan senantiasa terdengar dan terjaga di ‘Arasy Ilahi.  Menjaga keutuhan, kelanggengan, dan keharmonisan keluarga adalah satu pekerjaan panjang yang melelahkan namun kelelahan itu akan terobati jika seluruh anggota keluarga memiliki kesamaan visi, mengejar kedudukan yang mulia di surga yang nan abadi. Baiti, Jannati...Rumahku, Surgaku...., demikian Rasulullah  SAW memosisikan sebuah keluarga yang harmonis dan berkualitas yang akan senantiasa berlimpah rasa saling mencintai, menjadi tempat yang nyaman untuk kembali dari hiruk pikuknya putaran aktivitas dunia.
Hadirnya keluarga yang harmonis dan berkualitas, sangat didambakan di negeri kita ini. Keluarga berkualitas akan menjadi poros perubahan di masyarakat, mereka tidak hanya sibuk dengan urusan masing-masing, namun justru menjadi wadah pemberdayaan masyarakat, dan melahirkan generasi penerus perjuangan bangsa yang tangguh dan kokoh secara intelektual, fisik, emosional dan ruhiyah.
Keluarga harus menjadi tonggak utama penyebaran nilai-nilai Islam dan kebaikan di negeri yang semakin tergerus arus globalisasi. Alangkah miris hati nurani dengan meningkatnya angka perceraian dari tahun ke tahun. Badan Urusan Peradilan Agama (Badilag) Mahkamah Agung (MA) mencatat selama periode 2005 hingga 2010 terjadi peningkatan perceraian hingga 70 persen. (Republika co.id)  Tentu saja hal ini sangat disayangkan, karena dengan tingginya tingkat perceraian, semakin banyak pula permasalahan sosial yang muncul.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar