Senin, 05 November 2012

Belajar dari Sejarah

Sejarah adalah sesuatu yang sangat harus kita pelajari. Tidak semata menghafal tanggal, tapi yang lebih penting adalah memahami makna yang terkandung dari peristiwa yang sudah berlalu. Dari sejarah, kita bisa belajar banyak. Belajar tentang bagaimana orang-orang berhasil meraih kesuksesan. Belajar untuk tidak mengulangi kesalahan yang pernah dilakukan oleh orang-orang terdahulu.
Sebagai seorang muslim misalnya, kita mempelajari sejarah para nabi. Mulai dari Nabi Adam A.S sampai Nabi Muhammad S.A.W. Untuk apa kita belajar sejarah nabi? Apakah hanya supaya hafal nama-nama nabi? Kalo hanya sekedar menghafal nama, itu sesuatu yang mudah. Tapi tahukah kita akan kejadian yang menimpa para nabi dan kaumnya? Apa akibat dari ketidakyakinan umat para nabi di zamannya  pada ajaran Allah sehingga mereka mengalami kehancuran? Andaikan semua manusia di zaman ini sadar dan yakin akan peristiwa di masa lampau termasuk azab yang ditimpakan pada mereka. Mungkin tak akan ada yang berani menyombongkan kekayaan dunia seperti Qorun, atau tak akan ada yang berani melakukan homoseks seperti yang dilakukan orang-orang pada zaman nabi Luth....
Sejarah memang sesuatu yang sangat jauh dan tidak bisa kita ulang. Tapi dari sejarah kita bisa berkaca diri, berusaha memperbaiki diri, dan belajar untuk menghargai karena bagaimanapun keberadaan kita di dunia adalah bagian dari suatu sejarah. Apakah sejarah hidup kita kelak tercatat dengan tinta emas atau kah justru kita mengotori catatan sejarah hidup kita? it's depend on you!!
Let's Fastabiqul Khairat
“Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu (dalam berbuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS. Al Abaqarah 148).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar