Rabu, 21 November 2012

KENAPA PERLU BELAJAR WIRAUSAHA SEJAK DINI?

       Wirausaha atau dikenal pula dengan istilah Entrepreneur dapat diperkenalkan sejak dini melalui lembaga pendidikan formal, entah itu di SMA, SMP bahkan mungkin dimulai dari bangku SD. Kenapa perlu diajarkan sejak dini? Karena untuk menjadi seorang wirausahawan yang tangguh tidak bisa seinstan yang diharapkan. Bukannya karena baru sekali ikut seminar-seminar wirausaha kemudian bisa langsung jadi. Tapi diperlukan latihan yang cukup panjang untuk memunculkan keberanian, kemandirian, memunculkan ide, menghadapi dan memecahkan masalah, dan menimba pengalaman dari mereka yang sudah berhasil.
Di Indonesia, kewirausahaan dipelajari baru terbatas pada beberapa sekolah atau perguruan tinggi tertentu. Sejalan dengan perkembangan dan tantangan seperti adanya krisis ekonomi, pemahaman kewirausahaan baik melalui pendidikan formal atau pelatihan-pelatihan di segala lapisan masyarakat, kewirausahaan menjadi berkembang.
     Dalam agama Islam, kewirausahaan sudah dicontohkan sejak zaman Nabi Muhammad S.A.W. Dimana beliau adalah seorang usahawan yang ulung. Beliau memupuk jiwa wirausaha sejak dini, dengan ikut pamannya berdagang ke Syiria. Khadijah, istri pertama Rasulullah dikenal pula sebagai usahawan. Para sahabat di zaman Rasul pun banyak yang menjadi usahawan sukses.  Utsman bin Affan, salah seorang Khulafa’ur Rasyidin yang juga seorang pengusaha. Meskipun kaya raya, beliau hidup dengan sederhana dan sangat dermawan sehingga beliau dijuluki sebagai Bapak Zuhud. Abdurrahman bin Auf adalah salah satu sahabat nabi yang kaya raya dan dermawan karena kemahirannya dalam berdagang. Ia termasuk salah satu sahabat nabi yang permulaan menerima Islam (Assabiqunal Awwaluun).
       Berwirausaha memang jarang menjadi pilihan untuk meningkatkan perekonomian, masyarakat lebih cenderung menjadi karyawan atau pegawai negeri. Padahal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan bahwa suatu bangsa mampu membangun negerinya apabila wirausahawannya mencapai 2% dari jumlah penduduknya. Sepanjang wirausahawan tersebut sudah terjamin mutu dan kelangsungan hidupnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar