Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang? Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan cacat dan penglihatanmu itupun dalam keadaan payah. (Q.S Al-Mulk[67]: 3-4)
Setiap manusia memiliki 3 potensi dalam dirinya, yaitu jasad, ruh, dan akal. Ketiga potensi ini jika dioptimalkan fungsinya, tentu akan melejitkan sosok makhluk Allah yang paling sempurna.
Manusia memiliki jasad yang harus senantiasa dijaga kesehatannya, pola hidup yang baik mulai dari pola makan, aktivitas kerja, olah raga dan istirahat, harus seimbang, agar tidak loyo. Umur memang di tangan Allah, alangkah lebih berharganya hidup kita jika menjalani hidup dengan fisik yang sehat dan bugar. Manusia juga memiliki ruh. Sisi ruhiyah tentu harus diperhatikan juga. Ruh juga perlu asupan layaknya jasad yang memerlukan makan. Yaitu dengan senantiasa mengingat Allah. Fisik yang kekar tidak ada artinya jika energi ruhiyahnya kosong. Manusia juga punya akal yang juga perlu makan, kok bisa?ya bisalah...akal butuh asupan ilmu, tapi tentu ilmu yang baik-baik, yang bermanfaat untuk kehidupan dunia dan akhirat.
Apa yang akan terjadi jika ketiga potensi itu tidak teroptimalkan ??
Coba bayangkan seseorang yang memiliki fisik yang kuat, ganteng/cantik, sholatnya rajin...tapi ternyata dia agak tulalit, ga nyambung kalo diajak ngomong, bingung kalo mau ngobrol sama orang karena ilmunya ga nyampe. Tentu dia akan MINDER..
Bagaimana dengan orang yang sholatnya rajin, ilmunya juga woke karena dia rajin baca buku dan ikut kajian sana sini, tapi dia tidak memperhatikan kebutuhan fisiknya, makan tidak teratur, olah raga tidak pernah, yang terjadi adalah fisiknya jadi KELENGER.
Trus kalo orangnya sehat, kebutuhan fisik sudah optimal, otaknya juga pinter kaya profesor, tapi ternyata dia jauh sama Allah. Dia manfaatkan ilmunya hanya untuk kesenangan pribadi atau justru untuk merusak atau mendzalimi orang lain, maka dia disebut orang yang KEBLINGER alias ga tau diri...
So...supaya tidak termasuk dalam 3 kategori tadi, berusahalah hidup dengan seimbang atau TAWAZUN.
Allah berfirman dalam Al-Quran surat Ar-Rahman[55]: 7-9
"Dan langit telah ditinggikan-Nya dan Dia ciptakan keseimbangan. Agar kamu jangan merusak keseimbangan itu. Dan tegakkanlah keseimbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi keseimbangan itu"Wallahu a'lam bisshawab
Tidak ada komentar:
Posting Komentar